Keren!! Jembatan Penyebrangan Orang ( JPO ) di Jakarta

Keren!! Jembatan Penyebrangan Orang ( JPO ) di Jakarta – Memandangi jembatan Penyebrangan Orang ( JPO ) di Gelora Bung Karno  jalan Sudirman Jakarta, yang diresmikan gubernur Jakarta Bapak Anis Baswedan ini membuat saya berdecak kagum. Jakarta semakin hari semakin ramah dan keren.

Jembatan Penyebrangan Orang ( JPO ) di Jakarta

Selama ini yang membuat saya  segan ( kecuali kepepet ) menggunakan Jembatan Penyebrangan orang ( JPO ) yang tinggi itu adalah konstruksinya yang membuat capek saat mendakinya. Saya jadi sering membayangkan, bagaimanakah jika ada orang lanjut usia yang akan menyebrang menggunakan JPO. Atau difable berkursi roda yang akan menyebrang menggunakan Jembatan Penyebrangan Orang ( JPO ) tersebut. Jembatan Penyebrangan yang saya temui selama ini, mayoritasnya tidak ramah ibu hamil, manula dan penyandang disabilitas

Adanya jembatan Penyebrangan Orang ( JPO ) di  Jakarta ini, semoga menjadi awal bermunculannya jembata-jembatan penyebrangan yang ramah wanita hamil, manula dan penyandang disabilias.

Jembatan Penyebrangan Orang ( JPO ) di Jakarta

Selain ramah untuk manula, wanita hamil dan penyandang disabilitas, jembatan penyebrangan orang ini juga memiliki desain yang unik dan keren. Desain Keren itu ternyata memiliki makna, seperti yang tertuang dalam prasasti peresmiannya. Berikut saya tuliskan apa yang tertuang dalam prasasti tersebut:

GELORA : Simbolisasi dari gejolak  dan semangat bangsa Indonesia untuk  terus maju dan berkembang.  Representasi dari semangat olahraga yang menjadi ciri khas kawasan area senayan.

Cincin gelora berupa bidang2 pipih berwarna putih  dipilih selain untuk optimalisasi cahaya matahari yang dipantulkan ke atas jembatan, juga untuk menangkap transformasi cahaya yang dinamis dari pagi sampai sore hari, hingga munculnya pencahayaan buatan dikoridor senayan.

Jembatan Penyebrangan Orang ( JPO ) di Jakarta

 BACA JUGA : Mengapa Bisnis Bisa Gagal? ini dia 8 hal Penyebab bisnis kita gagal  

Dan Yang menariknya lagi ucapan dari bapak Gubernur Anis Baswedan yang tertuang dalam prasasti peresmian:

“Berjalan kaki, termasuk di jembatan penyebrangan Orang ( JPO ) bukan sekedar menuju pekerjaan, mencari penghidupan, atau menuju pulang dan menunggu hari kerja berikutnya. Berjalan kaki bukanlah sekedar perjalanan, namun juga harus menjadi pengalaman. Itulah gagasan yang menjadi dasar mengapa jembatan penyebrangan orang dan trotoar perlu dirancang dengan desain yang unik.”

Keren yaa…

Ohya menurut petugas, jembatan kalau dilihat di malam hari akan tampak eksotis dan kereeen. Sayangnya saya belum sempat menikmati keindahan jembatan Penyebrangan Orang tersebut di malam hari. Insya Alloh next kesempatan akan diupayakan melihatnya di malam hari.

Jembatan Penyebrangan Orang  ( JPO ) ini diresmikan tanggal 1 Maret 2019 lalu di hari jumat.

Bagi teman-teman di luar Jakarta yang hendak merasakan atau berfoto ria, atau bahkan syuting, dan enggan menggunakan kendaraan pribadi bisa melalui rute-rute berikut:

~ Dari depok dan Bogor dan yang atu jalur  : Naik commuterline jurusan Angke/ jatinegara turun di stasiun Sudirman.

~ Dari Serpong, cisauk sampai rangkas bitung : naik commuter line jurusan tanah abang, lalu lanjut ke jalur 3, naik commuter line  jurusan Manggarai/Depok/Bogor turun sudirman.

~ Dari Bekasi: naik commuterline jurusan Jakarta, turun Manggarai, lanjut jurusan jatinegara/angke turun sudirman ( jangan naik jurusan kota ya )

Kemudian keluar dari stasiun sudirman naik bus gratis  warna orange jurusan harmoni-senayan. Untuk bus gratis tandanya yang bertuliskan GR ya.

Bisa juga Kopaja 19 ( ongkosnya Rp 4000 ) , juga bisa naik busway ( ongkos Rp 3.500 menggunakan kartu ) . Semuanya turun di GBK ( Gelora Bung Karno )

Untuk yang berkendaraan pribadi, tanya Om Google aja…

Ok semoga bermanfaat.

 

 

 

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!